Di Susun oleh : Bayu Satrya
Semester : IV
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG
Berdasarkan Permendiknas Nomor 22 tahun 2006 Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) jenjang pendidikan dasar dan menengah dikembangkan oleh sekolah dan komite sekolah yang berpedoman pada standar isi dan standar kompetensi lulusan, serta panduan penyusunan kurikulum yang dibuat oleh Badan Nasional Standar Pendidikan (BNSP). Salah satu prinsip pengembangan KTSP adalah “berpusat pada potensi, perkembangan, serta kebutuhan peserta didik dan lingkungannya”, kurikulum mempunyai kedudukan yang sangat penting dalam keseluruhan proses pendidikan. Kurikulum mengarahkan segala bentuk aktivitas pendidikan pada tercapainya tujuan-tujuan pendidikan. Mauritz Johnson mengemukakan bahwa kurikulum ”prescribes (or at least anticipates) the result of instruction”.
Berdasarkan Permendiknas Nomor 22 tahun 2006 Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) jenjang pendidikan dasar dan menengah dikembangkan oleh sekolah dan komite sekolah yang berpedoman pada standar isi dan standar kompetensi lulusan, serta panduan penyusunan kurikulum yang dibuat oleh Badan Nasional Standar Pendidikan (BNSP). Salah satu prinsip pengembangan KTSP adalah “berpusat pada potensi, perkembangan, serta kebutuhan peserta didik dan lingkungannya”, kurikulum mempunyai kedudukan yang sangat penting dalam keseluruhan proses pendidikan. Kurikulum mengarahkan segala bentuk aktivitas pendidikan pada tercapainya tujuan-tujuan pendidikan. Mauritz Johnson mengemukakan bahwa kurikulum ”prescribes (or at least anticipates) the result of instruction”.

